Minggu, 04 Desember 2011

PROJECT #1

Prolog

Entah dari mana , seketika ide gila itu menghantui pikiranku. Liburan ke Thailand. Berani beraninya aku bermimpi setinggi itu? Aku punya apa ? uang gak punya ? sodara disana juga gak ada. Terus, siapa yang waktu itu dengan semena mena menjawab ajakan liburan gila ke Thailand. Keluar dari Jawa Tengah seorang diri pun aku belum pernah, dan sekarang aku harus terjebak dalam pikiran ini? Sialan.

Semua berawal dari pertemuanku dengan ketiga sahabat ku semasa sekolah dulu. Mereka teman teman gila terbaik yang pernah kumiliki. Kami bertemu disebuah tempat makan terkenal dikota kami. Kota kecil sih, tapi ya gak kecil kecil amat. Kami berbincang tentang berbagai hal. Apa saja dibicarakan. Obrolan ngelantur kemana mana sampai akhirnya tiba ditopik pembicaraan mengenai liburan. Sahabat baikku, namanya Aulia, dia pernah liburan ke Singapura bersama kakaknya, ala backpacker, yang menurutku seru. Dan sebatas itu saja, aku menginginkanya belum berani membayangkan yang tidak tidak. Sampai seorang sahabat dekat, mengeluarkan kertas gulungan. Dan dia mulai bercerita tentang banyak hal.

“aku berencana membuat passport, berkas berkasnya aku titipin ke uul (panggilan akrab kami untuk Aulia). Nitip dibikinin di kantor imigrasi di Jogja. Bianyanya sekitar 275 ribu. Nanti aku ke Jogja cuma baut fotonya aja berkasnya yang ngurus uul. Kamu mau bikin juga gak?”

Hening sesaat. Aku terdiam.

“emang ada rencana kemana?” tanyaku. “aku rencanain sama Sylvi, kita mau ke Thailand. Yang biayanya murah.tiketnya juga murah kok, paling cuma 500 an. Gimana menurutmu?”

“la gak ke Singapura aja ? kita kan belum pernah kesana. Lagian deket kok”

Hening sesaat. Kemudian sahabatku, Windy, mulai mengemukakan alasan alasannya mengapa ia lebih memilih Thailand dibandingkan Singapura, dilengkapi dengan apa yang harus kita lakukan. Mendaftar di inilah, di itulah biar dapat tiket murah dan lain sebagainya dan lain sebagainya. Aku mengelus dada. Biaya yang diperlukan tidak sedikit. Terlampau banyak malah. Untuk membuat passport saja di Semarang dibutuhkan biaya sebesar 250 ribu, ditambah biaya tiket pesawat bolak balik Jakarta Bangkok sekitar Rp. 1.400.000.00 masih ditambah biaya hidup disana, penginapan, makan dan transportasi yang pastinya juga butuh dana tidak sedikit. Minimal dana yang dibutuhkan sekitar 3 juta. Dan mungkin bisa membengkak. Apa sudah jauh jauh sampai sana, kita tidak akan membeli oleh oleh pernak pernik dan sebagainya?

Pilihan yang sulit. Dari mana aku mendapatkan uang sebanyak itu? Tidak ada beasiswa dan keluargaku bukan keluarga kaya atau paling tidak keluarga mapan yang bisa hidup mapan dengan gaji tiap bulan. Bisa kuliah saja aku sudah bersyukur kok.

Disatu sisi aku juga menginginkanya. Aku juga ingin merasakannya.

Tuhan, apa yang harus aku lakukan?

Θ Θ Θ Θ Θ

Hari pertama

Aku memutuskan menerima ajakan itu, meski aku hanya bilang ‘insyaAllah kalau ada rejeki, aku ikut ya’. Memang tidak mudah mengiyakannya, apalagi untuk mengumpulkan uang tiga juta dalam kurun waktu satu tahun. Yap, satu tahun. Rencana ini InsyaAllah akan direalisasikan akhir bulan Desember 2012 nanti. Semoga saja memang benar akan terealisasikan. Amin.

Hal pertama yang aku lakukan demi mengumpulkan uang itu adalah menghubungi sahabatku diperantauan. Namanya Denis. Dia pernah bercerita padaku ingin membuka Lembaga Bimbingan Belajar kecil kecilan. Dia sudah mulai menyebar pamphlet kemana mana, mencari calon murid. Jika sudah ada murid SD yang deket deket kampus, aku siap menjadi guru lesnya, begitu ujarku malam itu. Dan dia menyanggupi, meski bertanya tanya kemudian.

“ada project. Kapan kapan aku ceritakan”. Jawabku sekenanya.

Aku menutupi rencana ini. Aku tidak ingin siapapun tahu kecuali teman teman terdekatku yang memang merencanakan ide gila ini.

Rencana pengumpulan dana ini masih sebatas itu saja. Masih berusaha mencari pekerjaan demi mengumpulkan uang. Pekerjaan apa saja akan aku lakukan, sambil berdoa tentu saja. Hehe

Ini hari Minggu, 4 Desember 2011. Entah berapa hari menuju pemberangkatan. Aku berusaha, juga berdoa. Tuhan, kabulkan ya. Amin.

Θ Θ Θ Θ Θ

2 komentar:

Aulia mengatakan...

jangan lupa sedekah zar,,,InsyaAllah di lipat gandakan 10 kali lipat nya...butuh 3 juta,,,sedekah aja 300.000...InsyaAllah uang datang sendiri,,,Semangat!!!

namiramira mengatakan...

iya paula ,,
doakan saya >,<
ayo kerja kerja !!

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates