Tampilkan postingan dengan label project. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label project. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Januari 2012

the project , where are you?

Actually, the project has been forgotten since I have to focus to my exam.
Hufffttttt. Damn.
Sorry sorry sorry. Big SORRY with capslock on.
After I write my plans to get a lot of money, I really really forget the project. I wanna start it with have a part time work but til now I can’t find. I wanna have some business by selling something called accesoris that Do-It-Yourself but I just to busy with my college activity. I have a plan to saving my money on “mycats” (in Indonesia we call it : celengan kucingku) but God have other plans. I lost my money then I have to start everything again. I have to recreate my University ID-Card and it needs more money than I ever think. I have to go to police station, I have to go to the bank, and such a damn thing I have to do that with a lot of money so I til now I haven’t saving anything.
And in 24th January, I have to go to Bali for 3 times since junior high school for they-call-it KKL that means “kunjungan” or in my opinion it’s just like we’re having a great holiday .
Hurraaaaaaaaaaaaayyyyyyyyyyyyyyy !
I spent a lot money agains darl.
Damn it.
Is there anybody that wanna give some money or maybe just give a chance to get work then I’ll save my money for the project ?
And this is my resolution for 2012 :
1. Get some part-time work
2. Be nice, be sweet and hopefully my parents wanna give more. Hahaha
3. Start my own business. The idea is create an accesoris by my self then sell it to other. May it works ?
4. Start to study guitar. Hahaha. I guess I can. I think I can.
And more and more and more.
Okey, have I tell you what the project it is ?
The project is about traveling to nowhere near neverland. Hehehe. My beloed friends have a great idea , it is “traveling to Thailand”. Is like a triple T right? Hehe
I wanna go babe. I do . but the money that I must have is near to 300$. You know ? it is a LOT of money. If I have that money, I wanna buy something that makes my parents happier. I wanna buy an android, and buying my bradda a new notebook and traveling to jogja or maybe bandung with my beloved. Traveling to Thailand is like a dream, and if its come true I really wanna say thanks to God to give a great chance. But I know, God always have a mystery that til now I can find the answer.
God, give the best for me . okey.
God, thanks for everything and I wanna thanks again and thanks again and BIG thanks if you make my dream come true.
Hopefully.
Just give me chance God. Show me the way.

Kamis, 08 Desember 2011

jikalau

jikalau memang laut dan sungai pada akhirnya berujung pada sebuah muara,
aku ingin kita disana,
berdiri sama tinggi,
duduk sama rendahnya,

jikalau jawaban adalah pertanyaan itu sendiri,
dan jika persamaan adalah perbedaan yang kita miliki,

jika dua adalah satu yang utuh,
dan saat cinta lebih dari sekedar nafsu...

Minggu, 04 Desember 2011

PROJECT #1

Prolog

Entah dari mana , seketika ide gila itu menghantui pikiranku. Liburan ke Thailand. Berani beraninya aku bermimpi setinggi itu? Aku punya apa ? uang gak punya ? sodara disana juga gak ada. Terus, siapa yang waktu itu dengan semena mena menjawab ajakan liburan gila ke Thailand. Keluar dari Jawa Tengah seorang diri pun aku belum pernah, dan sekarang aku harus terjebak dalam pikiran ini? Sialan.

Semua berawal dari pertemuanku dengan ketiga sahabat ku semasa sekolah dulu. Mereka teman teman gila terbaik yang pernah kumiliki. Kami bertemu disebuah tempat makan terkenal dikota kami. Kota kecil sih, tapi ya gak kecil kecil amat. Kami berbincang tentang berbagai hal. Apa saja dibicarakan. Obrolan ngelantur kemana mana sampai akhirnya tiba ditopik pembicaraan mengenai liburan. Sahabat baikku, namanya Aulia, dia pernah liburan ke Singapura bersama kakaknya, ala backpacker, yang menurutku seru. Dan sebatas itu saja, aku menginginkanya belum berani membayangkan yang tidak tidak. Sampai seorang sahabat dekat, mengeluarkan kertas gulungan. Dan dia mulai bercerita tentang banyak hal.

“aku berencana membuat passport, berkas berkasnya aku titipin ke uul (panggilan akrab kami untuk Aulia). Nitip dibikinin di kantor imigrasi di Jogja. Bianyanya sekitar 275 ribu. Nanti aku ke Jogja cuma baut fotonya aja berkasnya yang ngurus uul. Kamu mau bikin juga gak?”

Hening sesaat. Aku terdiam.

“emang ada rencana kemana?” tanyaku. “aku rencanain sama Sylvi, kita mau ke Thailand. Yang biayanya murah.tiketnya juga murah kok, paling cuma 500 an. Gimana menurutmu?”

“la gak ke Singapura aja ? kita kan belum pernah kesana. Lagian deket kok”

Hening sesaat. Kemudian sahabatku, Windy, mulai mengemukakan alasan alasannya mengapa ia lebih memilih Thailand dibandingkan Singapura, dilengkapi dengan apa yang harus kita lakukan. Mendaftar di inilah, di itulah biar dapat tiket murah dan lain sebagainya dan lain sebagainya. Aku mengelus dada. Biaya yang diperlukan tidak sedikit. Terlampau banyak malah. Untuk membuat passport saja di Semarang dibutuhkan biaya sebesar 250 ribu, ditambah biaya tiket pesawat bolak balik Jakarta Bangkok sekitar Rp. 1.400.000.00 masih ditambah biaya hidup disana, penginapan, makan dan transportasi yang pastinya juga butuh dana tidak sedikit. Minimal dana yang dibutuhkan sekitar 3 juta. Dan mungkin bisa membengkak. Apa sudah jauh jauh sampai sana, kita tidak akan membeli oleh oleh pernak pernik dan sebagainya?

Pilihan yang sulit. Dari mana aku mendapatkan uang sebanyak itu? Tidak ada beasiswa dan keluargaku bukan keluarga kaya atau paling tidak keluarga mapan yang bisa hidup mapan dengan gaji tiap bulan. Bisa kuliah saja aku sudah bersyukur kok.

Disatu sisi aku juga menginginkanya. Aku juga ingin merasakannya.

Tuhan, apa yang harus aku lakukan?

Θ Θ Θ Θ Θ

Hari pertama

Aku memutuskan menerima ajakan itu, meski aku hanya bilang ‘insyaAllah kalau ada rejeki, aku ikut ya’. Memang tidak mudah mengiyakannya, apalagi untuk mengumpulkan uang tiga juta dalam kurun waktu satu tahun. Yap, satu tahun. Rencana ini InsyaAllah akan direalisasikan akhir bulan Desember 2012 nanti. Semoga saja memang benar akan terealisasikan. Amin.

Hal pertama yang aku lakukan demi mengumpulkan uang itu adalah menghubungi sahabatku diperantauan. Namanya Denis. Dia pernah bercerita padaku ingin membuka Lembaga Bimbingan Belajar kecil kecilan. Dia sudah mulai menyebar pamphlet kemana mana, mencari calon murid. Jika sudah ada murid SD yang deket deket kampus, aku siap menjadi guru lesnya, begitu ujarku malam itu. Dan dia menyanggupi, meski bertanya tanya kemudian.

“ada project. Kapan kapan aku ceritakan”. Jawabku sekenanya.

Aku menutupi rencana ini. Aku tidak ingin siapapun tahu kecuali teman teman terdekatku yang memang merencanakan ide gila ini.

Rencana pengumpulan dana ini masih sebatas itu saja. Masih berusaha mencari pekerjaan demi mengumpulkan uang. Pekerjaan apa saja akan aku lakukan, sambil berdoa tentu saja. Hehe

Ini hari Minggu, 4 Desember 2011. Entah berapa hari menuju pemberangkatan. Aku berusaha, juga berdoa. Tuhan, kabulkan ya. Amin.

Θ Θ Θ Θ Θ

Template by:

Free Blog Templates